Review Film Bisikan Iblis 2018

Review Film Bisikan Iblis 2018

Kabar gembira produksi film akan merilis film bergenre horor pada September 2018 ini. Film ini cukup mempunyai alur cerita yang menegangkan dan dapat membawa anda ke alam sadar yang cukup tak berkedip.

Film Bisikan Iblis bercerita tentang seorang perempuan bernama Nany (Amanda Manopo) yang menjadi saksi ketika ibunya, Sophia (Elsa Diandra) dibunuh oleh sesosok makhluk yang ia juluki “Iblis hitam” setelah ia mendengar suara aneh. Namun tak ada yang mempercayainya. Hal itu menyisakan trauma yang mendalam bagi Nany.

Nany adalah seorang gadis yang dapat melihat mahluk tak kasat mata. Di masa lalu, saat masih kecil NANY (6) melihat “hantu hitam” membunuh ibunya SOPHIA (24). Namun tidak ada yang percaya kata-katanya termasuk ayahnya sendiri. Kejadian ini membuat Nany menjadi pribadi nyang traumatis dan penyendiri.

Di masa kini, NANY (16) di besarkan sendiri oleh FRANS (45) seorang pengacara senior yang sangat sibuk dengan pekerjaannya, karena kesibukanya dia jarang berada di rumah. Nany merasa kesepian di rumah dan merasa sangat kangen dengan mamanya.

Suatu hari Nany memutuskan bahwa dia ingin ke sekolah umum untuk mencari teman dan suasana baru dalam hidupnya karena semenjak SD dia hanya bersekolah di rumah (Homeschooling).

Nany memilih ikut tes Asrama Erly apa lagi saat tahu mamanya pernah sekolah di sana. Walau sempat tidak di setujui oleh Frans yang takut paranoid Nany kambuh kembali, namun akhirnya Frans menyetujui keberangkatan Nany ke Asrama Erly.

DI asrama Erly Nany bertemu SHILA (16) Seorang gadis manis yang ramah. karena merasa memiliki banyak kecocokan mereka akhirnya berteman dan menjadi sahabat. Nany juga bertemu dengan BU EMIL (58) Seorang kepala sekolah yang disiplin dan bijaksana juga guru yang di kenal killer yakni PAK ARNOLD (40). Di sekolah Nany sering di kerjai oleh HILDA (16) karena menganggap Nany cewek Aneh yang penakut ataupun bertengkar dengan VIOLET (16) Seorang gadis sombong yang angkuh.Nany Juga kedatangan GHIE (16) teman sekamar Nany yang dingin dan serius. walaupun begitu akhirnya Nany berhasil merasakan hari-hari normalnya di sekolah pada umumnya.

Namun itu tidak berlangsung lama, Suatu hari Nany melihat kembali “hantu hitam”. Sesosok hantu yang pernah di lihatnya membunuh Sophia ibunya. Kemunculan ini ditandai sebuah lambang misterius di kepala Hilda. Nany kembali menjadi histeris dan ketakutan. Suatu malam Hilda tewas dibunuh hantu hitam, dia di temukan tergantung di Asrama oleh pembimbing sekolah.

Hantu Hilda gentayangan menghantui Nany ingin memberikan pesan. Namun Nany terlalu takut untuk paham. Ghie mencoba meyakinkan Nany untuk menguasai rasa takutnya. Nany akhirnya memberanikan diri untuk menemui Arwah Hilda beberapa kejadian menyeramkan terjadi, namun kini Nany yakin bahwa kejadian di Asrama Erly ada hubunganya dengan kematian ibunya dan cuma dia yang bisa menyelesaikan mengungkap masalah ini.

Di bantu oleh Shila dan Ghie, Nany mencoba mencari tau apa yang terjadi di Asrama Erly. Belum selesai di sampai di situ, kini Nany melihat lambang itu di kepala Violet. Nany sempat berusaha memberi tahu kepada Violet, namun dia terlalu keras kepala. Kini Violet ikut terbunuh hantu hitam di sebuah kolam renang Asrama Erly.

Nany memutuskan bergerak cepat untuk mengungkap ini sebelum jatuh korban selanjutnya. Lewat petunjuk Hilda dan ELENA (17) Sesosok hantu juga salah satu senior yang terlebih dulu tewas sebelum Nany datang ke asrama, mengantarkan mereka ke perpustakaan.

Lewat petunjuk BU SHERLY (55) Seorang penjaga perpustakaan yang cerdas dan ramah, mereka menuju ke sebuah buku. Buku ini menjelaskan bahwa ada sebuah ritual yang dapat membangkitkan kembali orang yang telah mati, dan ini membutuhkan beberapa tumbal di hari kelahiran seseorang yang akan di hidupkan kembali. Mereka menemukan bukti namun tidak tau siapa pelakunya juga motifnya.

Nany mencurigai pak Arnold yang bergelagat aneh belakangan ini apa lagi saat tau pak Arnold sedang berduka karena di tinggal mati istrinya. Di bantu Shila akhirnya mereka memutuskan untuk mencari sebuah “guci” di mana jiwa-jiwa di kurung di sebuah lemari. Saat sampai di ruanan Arnold ruangan itu telah berantakan, Nany malah di serang hantu hitam di sana hingga tanganya terluka.

Suasana makin di perparah saat Nany kini melihat lambang di kepala Shila. Mereka panik, dan akhirnya memutuskan melaporkanya ke kepala sekolah Bu emil. Bu emil merenspon baik, beliau percaya akan kata-kata Nany dan Shila. Bu emil juga menyuruh orang untuk mencari pak Arnold yang beberapa hari ini menghilang.

Namun lama menunggu tidak ada terjadi apa-apa. Nany yang masih penasaran mencoba kembali mencari tahu, kembali ke perpustakaan. Di bantu Ghie yang ditemuinya saat hendak ke perpus mereka mencari lagi keganjilan yang masih belum terungkap. Saat berbincang bersama Ghie tentang seorang sahabat, Nany mendadak menjadi mengantuk setelah menggenggam tangan Ghie sambil menyatakan bahwa Ghie juga adalah sahabatnya.

Dalam mimpinya Nany melihat penggalan kejadian 20 tahun silam di mana ada kisah persahabatan Sophia, ANASTASIA (16) anak bu Emil juga Ghie. Mimpi berakhir dengan wajah Ghie terlihat. Saat bangun Nany mencari-cari Ghie, namun terkejut mendengar bu Sherly bahwa Nany kesana sendirian dan tidak ada siswi yang bernama Ghie. Belum selesai keterjutan Nany, dia melihat Arwah pak Arnold yang membimbingnya ke sebuah lab tua. Di sini terkuak bahwa Ghie adalah teman ibunya di masa lalu juga anak bu Emil Anastasia sudah tewas sejak lama.

Frustasi karena menganggap telah memberikan Shila sahabatnya sebagai tumbal. Nany kembali ke Asrama dengan bingung harus berbuat apa karena ketakutanya. Hingga munculah Ghie memberikan sisa potongan mimpi tentang masalah lalu dimana Sophia ibu Nany di tuduh membunuh Anastasia juga Ghie yang bunuh diri karena merasa bersalah karena racun itu dia yang berikan ke kue ulang tahun Anastasia karena sebuah alasan. DI sisi lain Frans yang berfirasat bahwa bu Emil akan membunuh, merasa perlu menjelaskan bahwa sebenarnya Anastasia bukan di bunuh Sophia melainkan bunuh diri karena kekecewaanya kepada Emil ibunya.

Nany menolong Shila sesaat Bu Emil nyaris melaksanakan ritual terakhirnya. Namun hantu hitam malam muncul dan menyerang keduanya. Sesaat sebelumnya hantu hitam hendak akan membunuh Nany , Shila menghancurkan guci membuat hantu hitam tersedot kembali ke lemari. Akan tetapi dia sempat meraih kaki Shila dan menariknya kedalam lemari, Nany menolong sahabatnya di bantu Ghie dan Sophia berhasil menarik Nany dan membuat lemari hancur berantakan.

Masalah belum usai bu Emil yang awalnya tak sadarkan diri kembali bangkit dan hendak akan membunuh Nany. bertepatan dengan itu Frans datang membawa bukti sebuah surat yang pada awalnya di kira pesan kematian Ghie dan menjelaskan bahwa itu surat dari Anastasia yang mati bunuh diri, demi melindungi aib kedua temannya juga perasaan bu Emil Sophia rela masuk penjara.

Setelah tau kenyataan pahit dari kisah anaknya bu Emil melepas Nany sambil menangis. Polisi segera datang dan menangkap bu Emil atas pembunuhan pak Arnold. Nany mengunjungi makam Ghie dan memutuskan untuk melanjutkan sekolah hingga lulus di Asrama Erly, untuk menuntaskan impian ibunya. Shila dan Nany sepakat untuk berjanji akan menjaga persahabatan mereka

Mungkin Anda Menyukai