Film A Simple Favor

Film a simple favor

Film A Simple Favor – Awal bulan Mei lalu, Blake Lively secara mengejutkan sempat menghapus foto-fotonya yang ada di akun Instagram miliknya.

Bahkan, dia pun meng-unfollow orang-orang, termasuk sang suami, Ryan Reynolds. Lively pun hanya menyisakan satu nama akun yang dia follow, bernama Emily Nelson. Singkat cerita, apa yang dilakukannya tersebut hanya semata-semata untuk mempromosikan film terbarunya berjudul A Simple Favor.

Menariknya, dalam film tersebut Lively berperan sebagai karakter yang bernama Emily Nelson, sama seperti nama akun Instagram yang dia follow. Film yang bergenre thriller misteri ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama yang ditulis oleh Darcey Bell. Selain Lively, film ini juga akan dibintangi oleh Anna Kendrick dan Henry Golding.

Sinopsis Film A Simple Favor

A Simple Favor mengisahkan Stephanie Ward (Anna Kendrick), seorang ibu rumah tangga sekaligus blogger, yang bersahabat dengan Emily Nelson (Blake Lively). Stephanie dimintai tolong oleh Emily untuk menjemput anaknya dari sekolah. Namun, Emily enggak pernah datang untuk mengambil anaknya tersebut. Stephanie pun merasa bahwa Emily menyembunyikan sesuatu dan sadar bahwa dia enggak mengenal sahabatnya sebaik yang dia pikir sebelumnya.

Baru-baru ini, Lionsgate merilis cuplikan teaser kedua untuk film ini. Dalam teaser kedua, ada beberapa bagian yang sama persis dengan yang ditampilkan dalam teaser pertama. Bedanya, dalam teaser kedua, konflik yang terjadi lebih ditampilkan sehingga penonton bisa mengira sedikit bagaimana alur cerita filmnya. Enggak lupa di awal cuplikan terdapat tulisan “from the darker side of director Paul Feig.”

Kasus hilangnya Emily pun menjadi misteri enggak terpecahkan selama beberapa hari. Enggak hanya Stephanie, suami Emily, Sean Nelson (Henry Golding) pun turut mengungkapkan sudut pandangnya atas kasus ini. Di manakah Emily berada? Apakah Stephanie memiliki keterlibatan atas hilangnya Emily? Atau, justru suaminya yang menyembunyikan suatu rahasia besar?

Dalam premis cerita A Simple Favor, tampaknya akan berpusat pada tiga sudut pandang, yakni Stephanie, Emily, dan Sean. Pengkhianatan, twist plot, penemuan mayat, dan misteri tentang siapa yang menjebak siapa kemungkinan akan mendominasi jalannya cerita.

Jadi, apa yang terjadi dengan Emily? Ke mana dia pergi? Yap, mungkin enggak hanya lo yang bertanya-tanya. Itulah yang juga ingin diketahui para polisi yang sedang mencari Emily dalam cuplikan tersebut. A Simple Favor sendiri siap dirilis pada 14 September mendatang. Bagaimana? Lo tertarik untuk nonton filmnya?

Film The Predator

Film The Predator

Perburuan itu masih berlanjut. Film The Predator kembali memasuki atmosfer bumi dengan tujuan yang unik.

Sialnya, kejadian tidak mengenakkan terjadi pada Quinn McKenna (Boyd Holbrook) salah satu penembak jitua militer Amerika.

Ketika akan menyelesaikan misinya di perbatasan Meksiko, timnya dibantai. Namun, hal ini bukan karena ulah manusia. Sosok misterius yang datang masuk melalui celah atmosfer bumi yang melakukannya.

Sinopsis Film The Predator

Pertarungan seru terjadi antara McKenna dan sang Predator. Untuk sementara, McKenna unggul karena kecerdikannya. Sial bagi McKenna, ia justru ditengakap oleh organisasi rahasia pemerintah yang bekerjasama dengan CIA dan sekelompok ilmuwan.

McKenna akan dianggap “gila” karena membocorkan sang Predator memasuki kehidupan bumi. McKenna siap disingkirkan. Di sisi lain Casey Bracklet (Olivia Munn) soerang profesional di bidang biologi ditarik ke organisasi pemerintah untuk mengetahui apakah para Predator ini pernah “bercinta” dengan manusia.

Di tempat lain, Rory McKenna yang nyaris tak pernah merasakan kasih sayang dari ayahnya yang selalu sibuk bertugas. Namun, sebuah benda yang datang ke rumahnya mengubah kehidupannya. Rory yang selama ini dianggap “aneh” justru menemukan hal-hal baru seperti pemahaman teknologi masa depan dari seluruh semesta?

Potongan-potongan cerita ini yang menjadi bagian dari cerita film The Predator. Lalu, bagaimana akhirnya potongan cerita ini menuju ke satu sosok yang misterius yang dijuluki “Predator”.

Bagaimana nasib Quinn McKenna yang akan dihapus jejaknya? Bisakah Casey Bracket menemukan misteri rahasia dari DNA manusia yang tersimpan di tubuh sang Predator? Teknologi apa yang ditemukan oleh bocah bernama Rory McKenna?

Secara keseluruhan film The Predator seperti hadir membawa euforia kesuksesan film pertamanya yang rilis pada tahun 1987. Apalagi, Shane Black dipercaya sebagai sutradara untuk film ini.

Buktinya, Shane mampu membuat Iron Man 3 dan The Nice Guys disenangi banyak penonton. Namun, Ada yang berbeda dengan The Predator. Shane Black tetap saja pada gayanya sendiri dalam memaparkan sebuah cerita film. Jalan cerita The Predator dibuat cukup masuk akal.

Ditambah lagi Shane tidak menghilangkan karakter film-film Predator sebelumnya, yaitu sebuah “pembantaian yang sadis”. Nilai ini yang dipertahankan oleh Shane Black di sepanjang film.

Tidak hanya itu, gaya komedi yang disampaikan, sangat mudah dicerita serta asik untuk dinikmati di sepanjang film Penonton akan dibuat tertawa melihat beberapa pemerannya memainkan naskahnya dengan tepat.

Dialog-dialog yang disusun pun seperti menguatkan siapa sosok Shane Black ketika membuat sebuah film. Namun, masih ada beberapa catatan yang membuat Shane kehilangan sentuhannya. Alur ceritanya cukup baik, namun berjalan terlalu cepat.

Bisa dibilang, perpindahan adegan-adegan dan proses editing film, membuat The Predator seakan-akan dibuat dengan tergesa-gesa. Seperti menghilangkan sisi siapa yang sebenarnya menjadi pemburu.

Mungkin saja Shane punya caranya tersendiri dalam menyampaikan siapa yang sebenarnya menjadi sosok “Predator”. Manusia di bumi atau sekelompok makhluk misterius yang datang dari semesta lain.

Satu lagi, Shane Black setidaknya mampu mengadaptasi cerita film ini menjadi kekinian. Satu bagian akhir cerita yang tidak akan pernah terpikirkan sebelumnya. Mengisyaratkan perburuan akan terus berlangsung dan berlanjut di masa depan dan bukan tidak mungkin sedang direncanakan oleh sang rumah produksi 20th Century Fox.

Terlalu banyaknya karakter di film ini pun membuat kekuatan inti cerita seperti berkurang, meskipun kamu sudah tahu siapa yang menjadi sosok protagonis dan antagonisnya.

Olivia Munn memang memesona. Namun ia belum cukup mampu untuk membuat film ini begitu kuat sebagai sebuah cerita Predator yang melegenda pada tahun 1987. Namun, tetap saja, The Predator tetap asik untuk ditonton sebagai sebuah hiburan.

Kehadiran Sterling K. Brown dan Boyd Holbrook sebagai pemeran di film ini pun tidak banyak mendorong film ini memiliki karakternya sendiri

Namun, tetap saja ceritanya tidak rumit, dan penonton tidak perlu tahu banyak tentang tiga film Predator sebelumnya. Arahan dan naskah dari Shane Black sudah tepat di bagian ini. Sebagai sebuah hiburan, perburan antara manusia dan Predator ini layak untuk ditonton.

Satu lagi sebagai tambahan. Film ini boleh ditonton bagi yang sudah berusia 13 tahun. Kami menyarankan untuk tidak mengajak anak-anak yang berusia di bawah 13 tahun untuk menonton film ini.

Film Something in Between 2018

Film Something in Between 2018

Something in Between 2018 merupakan film Indonesia bergenre drama yang digarap oleh Sukdev Singh (One Fine Day, Sebelum Iblis Menjemput).

Selaku produser dan juga penulis skenario. Dalam kursi produser, Singh bekerja sama dengan Wicky V Olindo (Buffalo Boys, London Love Story 3).

Film yang disutradarai oleh Asep Kusdinar (Magic Hour, Promise) ini dibintangi oleh Jefri Nichol (Pertaruhan, Surat Cinta untuk Starla the Movie) dan Amanda Rawles (Dubsmash, The Perfect Husband). Turut serta pemain lain yaitu, Naufal Samudra (Jailangkung 2), Junior Liem (Takut Kawin, Operation Wedding), Febby Rastanty (Sweet 20, Cahaya Cinta Pesantren), Slamet Rahardjo (Susah Sinyal, Petualangan Menangkap Petir) dan Surya Saputra (Hujan Bulan Juni, My Generation).

Mereka akan berperan sesuai dengan skenario yang telah dibuat oleh Sukdev Singh dan juga Titien Wattimena (Aruna & Lidahnya, Forever Holiday in Bali) beserta Novia Faizal (Tania, Heart Beat).

Sinopsis Film Something in Between 2018

Film Something in Between sendiri akan mengisahkan tentang perjalanan cinta antara Gema dan Maya. Bukan hanya sekadar kisah percintaan remaja, akan tetapi menceritakan kisah cinta sejati dimana mereka akan diuji dengan tantangan meraih mimpi dan juga kehadiran orang ketiga.

Setelah film Dear Nathan, Jailangkung, A: Aku Benci & Cinta, One Fine Day dan Jailangkung 2, film ini menjadi film keenam yang mempertemukan Jefri Nichol dan Amanda Rawles.

Film Something in Between bercerita tentang seorang lelaki bernama Gema (Jefri Nichol) yang menjadi siswa kelas 2 di SMU Kebangsaan. Ia tergila-gila kepada Maya (Amanda Rawles) yang juga siswi kelas 2. Namun bedanya, Maya berada di kelas unggulan, sedangkan Gema tidak.

Melihat keseriusan Gema untuk mendapatkannya, Maya mulai melihat sisi lain dari Gema. Ia bukan sekedar cowok iseng yang ingin memacarinya. Ia bersungguh-sungguh dengan caranya sendiri. Kemudian mereka semakin dekat. Tak terpisahkan. Mereka pun menyatukan impian dan berjanji untuk seterusnya bersama. Janji yang diucapkan secara sungguh-sungguh dan lalu membawanya sampai hari ini, ke hidup seorang lelaki bernama Abi.

Selaku pihak produksi, Screenplay Films dan Legacy Pictures telah menjadwalkan film Something in Between akan tayang pada akhir bulan september.Tanggal rilis : 27 September 2018
» Genre : Drama
» Sutradara : Asep Kusdinar
» Penulis : Titien Wattimena, Novia Faizal dan Sukdev Singh
» Produser : Sukdev Singh dan Wicky V Olindo
» Rating Usia : R (13 tahun keatas)
» Durasi : 1 jam 40 menit

Pemeran di film Something in Between

  •  Jefri Nichol sebagai Gema
  • Amanda Rawles sebagai Maya
  • Naufal Samudra sebagai Raka
  • Junior Liem sebagai Surya
  • Febby Rastanty sebagai Manda
  • Slamet Rahardjo sebagai Pak Bagus
  • Surya Saputra sebagai Ayah Maya
  • Amara Lingua sebagai Ibu Gema
  • Rizky Hanggono sebagai Bapak Abimanyu
  • Djenar Maesa Ayu sebagai Ibu Maya
  • Yayu Unru sebagai Pak Maman
  • Dolly Martin sebagai Ayah Gema
  • Denira Wiraguna sebagai Tasya
  • Sherly Margareta sebagai Ibu Abimanyu
  • Teddy Yudhistira sebagai Bapak Laras
  • Raquel Larkin sebagai Ibu Laras
  • Chris Salam sebagai Om Kris
  • Yuniza Icha

Film Black Panther

Film Black Panther

Black Panther adalah film dari superhero Amerika berdasarkan karakter Marvel Comics dengan nama yang sama dari komik tersebut.

Diproduksi oleh Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures, itu adalah film kedelapan belas di Marvel Cinematic Universe (MCU).

Film ini disutradarai oleh Ryan Coogler, yang ikut menulis skenario bersama Joe Robert Cole, dan membintangi Chadwick Boseman sebagai T’Challa / Black Panther, bersama Michael B. Jordan, Lupita Nyong’o, Danai Gurira, Martin Freeman, Daniel Kaluuya , Letitia Wright, Winston Duke, Angela Bassett, Forest Whitaker, dan Andy Serkis. Di Black Panther, T’Challa kembali ke rumah sebagai raja Wakanda tetapi menemukan kedaulatannya ditantang oleh musuh baru, dalam konflik dengan konsekuensi global.

Wesley Snipes menyatakan minatnya untuk mengerjakan film Black Panther pada tahun 1992, tetapi proyek itu tidak membuahkan hasil. Pada bulan September 2005, Marvel Studios mengumumkan film Black Panther sebagai salah satu dari sepuluh berdasarkan karakter Marvel dan didistribusikan oleh Paramount Pictures. Mark Bailey dipekerjakan untuk menulis naskah pada Januari 2011.

Black Panther diumumkan pada Oktober 2014, dan Boseman membuat penampilan pertamanya sebagai karakter di Captain America: Civil War (2016). Pada tahun 2016, Cole dan Coogler telah bergabung; pemain tambahan bergabung pada bulan Mei, membuat Black Panther menjadi Marvel pertama dengan pemeran yang didominasi hitam. Fotografi utama berlangsung dari Januari hingga April 2017, di EUE / Screen Gems Studios di area metropolitan Atlanta, dan Busan, Korea Selatan.

Sinopsis Film Black Panther

Film Black Panther akan menceritakan tentang seorang pemimpin kerajaan yang saat itu telah menguasai benuaa afrika diberikan sebuah kekuatan super dan diberikan nama
Black Phanter atau T’Challa yang diperankan oleh (Chadwick Boseman). T’Challa menjadi manusia super dan dia juga adalah seorang raja besar, dia berusaha melindungi rakyatnya atas serangan musuh. Black Phanter diciptakan oleh Stan Lee dan ini adalah pertama kalinya dalam barisan Superhero garapan Marvel Studio yang berasal dari superhero kulit hitam di komik Marvel.

Seperti apa debutan pertama film Black Phanter ini? Dan siapa musuh utama yang akan menjadi lawan sang superhero ini? Tunggu dan saksikan penayangan film ini hanya di bioskop kesayangan anda yang akan dirilis pada tanggal 16 Februari 2018(USA).

T’Challa, sudah mendapat pencerahan di penghujung filmnya, kembali pulang ke Wakanda. Mengingat apa yang terjadi kepada ayahnya, sudah jelas ia juga akan naik tahta sebagai raja baru negaranya. Namun ada seorang musuh lama yang kembali muncul. Dan sepertinya musuh T’Challa ini begitu berbahaya hingga aksinya tak hanya mengancam Wakanda tapi juga seluruh dunia.

Siapakah musuh lama T’Challa yang dimaksud di sinopsis Black Panther? Identitasnya tak disebutkan, tapi di daftar pemeran ada satu karakter yang mewakili deskripsi “musuh lama Black Panther, kembali untuk membuat masalah,” yakni Erik Killmonger.

Film Arwah Tumbal Nyai

Film Arwah Tumbal Nyai

Film Arwah Tumbal Nyai – Seperti tidak mau menyerah, RA Pictures membuktikan bahwa mereka adalah salah satu rumah produksi yang rajin menghasilkan film baru

Kali ini film bergenre horor dari rumah produksi yang dipimpin oleh Raffi Ahmad ini akan segera tayang di bioskop pada bulan September.

Berjudul Arwah Tumbal Nyai: Arwah, seperti apa jalan cerita film horor yang menggabungkan tiga penyanyi dangdut ini? Berikut cerita singkat atau sinopsis dari Arwah Tumbal Nyai: Arwah.

Syukraini penasaran dengan tusuk konde dan kaset-kaset kosong yang ditemukannya. Belum lagi, ia punya keinginan belajar menari Jaipong. Namun, selalu ditentang oleh neneknya. Syukriani berusaha mencari tahu apa yang salah dengan tidak bolehnya ia menari Jaipong.

Suatu saaat Syukriani berusaha mendatangi Nyi Imas untuk belajar Jaipong. Namun, sebuah kesalahan kecil membuat niatnya Syukriani untuk belajar tari Jaipong menjadi berantakan.

Kematian neneknya dan misteri menghilangnya penari jaipong pun terus menghantui Syukraini. Apa hubungan antara Syukriani dengan jaipong dan kesalahan yang pernah ia lakukan? Benarkah ini kutukan yang terkait dengan mistis?

Entah apa maksud dari rumah produksi menyiapkan trilogi film ini. Namun, yang patut diperhatikan adalah dari judul filmnya, yang menyebutkan tiga karakter. Arwah, Tumbal dan Nyai masing-masing akan menjadi dari inti cerita film.

Sinopsis Arwah Tumbal Nyai

Untuk pertama, cerita Arwah Tumbal Nyai: Arwah akan menampilkan tentang misteri tari Jaipong. Film ini juga melibatkan tiga pedangdut Indonesia Zaskia Gotik, Dewi Persik, dan Ayu Ting Ting sebagia pemeran utamanya. Jika kamu sudah melihat trailer  Arwah Tumbal Nyai: Arwah, Zazkia Gotik didapuk sebagai pemeran utamanya.

Rencananya, di dua film berikutnya, juga masih akan mengambil judul film yang tidak jauh berbeda. Hanya saja karakter utamanya mungkin akan berganti menuju ke salah satu pemerannya.

Selain itu, terlihat juga Dewi Persik ikut tampil dalam sebuah adegan. Film ini rencananya akan rilis pada tanggal 27 September 2018. Tertarik untuk menonton filmnya? Kamu bisa cek jadwal tayang film ini di BookMyShow.